A Bisnis. Mendengar kata itu apa yang
terbesit dalam pikiran anda? Jika saya mendengar kata-kata itu yang terpikirkan
oleh saya adalah berjualan atau usaha yAang menghasilkan keuntungan yaitu uang. Itu
hanya pemikiran saya saja mungkin untuk anda yang lebih mengerti dan menggeluti
bisnis pasti definisi bisnis bagi anda tak hanya itu dan dengan tujuan yang
beragam, benar bukan? Saya menulis artikel ini bukan untuk memberikan informasi
bagaimana cara atau tips dan trik menjadi pebisnis tetapi saya hanya ingin
menceritakan pengalaman saya yang pernah berbisnis di usia saya yang muda ini.
Sebenarnya bisnis itu mudah jika
ditekuni dengan baik dan menjadi penghasilan tambahan bahkan penghasilan utama
bagi beberapa orang tetapi menjadi pebisnis juga memerlukan mental yang kuat
dalam menjalankannya. Harus berani tidak perlu malu jika kita ingin sungguh2
menjalankan bisnis jangan merasa malu untuk memulai karena sesungguhnya orang
sukses adalah berasal dari orang orang yang berani. Selain itu juga harus
miliki daya juang yang tinggi jika suatu saat bisnis itu mengalami masalah atau
bahkan bangkrut anda tidak boleh menyerah dan harus teguh dalam menjalankannya
karena sesungguhnya jika kita ingin maju menjadi lebih baik lagi maka pasti
banyak rintangan dan halangannya.
Saya pernah berbisnis di bidang
kuliner pada saat saya masih sekolah kelas 11 SMA saya memang suka dengan
memasak dan suka dengan masakan berbahan dasar pasta, saya mencoba untuk
menjual hasil masakan saya karena saya melihat peluang di sekolah bahwa
teman-teman saya banyak yang bosan dengan makanan yang ada di kantin sekolah,
awalnya saya menjual 5 bungkus macaroni panggang dan 5 bungkus spaghetti dan
tak disangka hanya dengan promosi ke teman satu meja saya dengan cepat dagangan
saya laris manis. Memang ada perasaan malu saat itu di diri saya tetapi saya
berfikir kalau saya mal uterus kapan saya berhasil menjual masakan saya? Karena
saat itu saya sangai ingin menjadi pebisnis kecil-kecilan di sekolah. Setelah berjalan
beberapa bulan saya sering kebanjiran pesanan oleh teman-teman saya tetapi
karena saya membawa motor ke sekolah maka kuota yang saya jual juga tidak
seberapa.
Orang tua saya sangat
mendukung kegiatan saya ini selama tidak mengganggu kegiatan dan tugas saya
sebagai pelajar disekolah, maka saya dirumah dibantu oleh ibu saya untuk
memasak dan menyiapkan segala sesuatu untuk produksi makanan. Keuntungannya kumayan
menurut saya sebagai pelajar saya menjadi bias menabung hasil jerih payah
sendiri dan sangat bangga akan hasil yang dicapai saat itu. Setelah saya naik
kelas ke kelas 12 saya mulai berheni menjual makanan karena saya harus focus ujian
nasional, selain itu saya juga pernah berjualan sepatu crocs dan hiasan dinding
wall sticker pada kelas 12 karena menjual barang-barang sudah jadi lebih mudah
bagi saya juka harus memproduksi sendiri hasilnya saya dapat membeli handphone
dengan uang hasil jerih payah sendiri saya sangat bangga saat itu.
Itulah pengalaman berbisnis saya
yang tidak seberapa dengan pebisnis lain tentunya saya berharap artikel ini
dapat memotivasi pembaca untuk memulai bisnis dari sekrang karena bisnis itu
sangat menarik dan jangan pernah malu untuk memulai bisnis hasilnya juga dapat
membanggakan diri sendiri maupun orangtua. Sekian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar